Happy Employee


Dua hari yang lalu, tepatnya 5 Oktober 2012 saya ikutan simulasi  yang dikemas dalam game simple.Game ini hanya menyusun lego  meniru desain contoh yang pada bagian akhir akan ada penggabungan lego dari masing-masing pabrik(meja dengan operator)

Game ini melibatkan 19 peserta workshop yang ada dengan tugas yang berbeda sesuai dengan kertas yang tertulis dalam undian. Sebelum dimulai pembagian tugas kami diminta memilih (manager) leader yang tepat untuk kami & pilihan terbanyak jatuh pada ian.Game ini untuk menggambarkan suatu perusahaan ketika sedang produksi dimana ada beberapa fungsi dari masing-masing orang lalu leader harus bisa membantu semua target tercapai dengan memaksimalkan fungsi yang ada tanpa mengenyampingkan visi & misi perusahaan.

Visi Misi:

  • Memiliki produk terbaik di Asia
  • Cepat
  • Happy employee
  • Good Service

Game 1.

  1. Manager (1)
  2. Qc (1)
  3. Operator 8, untuk ditempatkan di 5 pabrik
  4. Petugas gudang (5)
  5. Kurir (3)
  6. Delivery order (1)

Posisi tersebut awalnya sudah ditentukan berdasarkan undian, dengan meja-meja sebagai  pabrik & Gudang, peran customer diserahkan pada penyelenggara.

Simulasi 1 dengan  memakai standar posisi, yaitu yang sesuai dengan penyelenggara ternyata tidak berhasil, hal itu dilihat dari banyak kegagalan yg ada ditinjau dari visi misi :produk yang siap hanya 29 sementara PO 100, produk ada 5 yang cacat, sebagian pekerja terlalu lelah (kurir), Warehouse tidak bisa mengatur inventory secara tepat sehingga ada beberapa pabrik kekurangan bahan baku, hanya satu yang berhasil yaitu happy employee :D.

Game 2.

Leader meeting dengan kurir & Warehouse lalu ada beberapa perbaikan sistem, operator juga dipindahkan pada beberapa pabrik yg load kerjanya lebih banyak. Dengan perubahan sistem ini yang dicapai adalah jumlah Po yang dicapai makin tinggi karena kecepatan kerja dari pabrik bertambah, Happy employee pasti, hanya saja masih ada yang belum terpenuhi yaitu inventory gudang sehingga produk yang disiapkan tidak mencukupi orderan customer.

Game.3

Ternyata kami benar sekali memilih leader :D, dari dua simulasi ini akhirnya bisa mencapai target. Tingkat strees hilang, karena leader malah buat kita happy dengan selalu komunikasi & menari gangnam style :)).Iya managernya agak gilak, mungkin karena usianya yang masih 20-an.

Mungkin tulisan ini agak berbeda dari biasa, sekedar cerita saja karena dengan simulasi kecil saja terlihat bahwa tidak mudah menjadi leader, terlebih jika harus berada pada realita dimana orang yang dia pimpin memiliki beragam usia, karakter, sifat, tidak boleh berpihak pada satu & mengucilkan yang lain. Leader yang baik adalah seseorang yang bisa membantu yang lainnya memaksimalkan kemampuan serta menempatkan orang tersebut selalu bahagia sehingga akan mudah kerjasamanya :D.

Saya menarik kesimpulan tersebut karena pada awal game ada beberapa orang yang memang tidak/kurang mampu & sempat terjadi saling menyalahkan dengan koordinasi serta kemampuan komunikasi leader hal tersebut bisa diselesaikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s