Muslim Fashion Festival Indonesia (Muffest 2016)

Pagelaran Busana Muslim ini mulai dari hari Rabu, 25 mei 206, namun kebetulan baru datang pada 29 Mei 2016 bertepatan dengan hari terakhir acara sekaligus tugas negara untuk hadir.

Berbekal undangan dari Gadiza Butik  akhirnya masuk ke area pameran dan pegelaran busana tanpa membayar, namun bagi yang tidak bawa bisa membeli tiket masuk Rp. 25.000.

Area Pameran  #muffest2016 meriah dengan beberapa Brand busana muslim, diantaranya : Jennahara, Restu Anggraini, Irna Mutiara, Hannie Hananto, Ria Miranda, Itang Yunas, Brand warna Hitam, Gadiza, Elzatta Hijab, Dauky Fashion Hijab, Aira Festive, hadir juga busana-busana dari  Perwakilan Malaysia Fashion Week dan sejumlah desainer dari Turki, Italia, Rusia, Uni Emirat Arab, dan Bangladesh yang tergabung dalam Islamic Fashion and Design Council (IFDC).

Sempat hadir pada Jumpa Pers sebelum Fashion Show Koleksi Elhijab “Hijab for the World ” di Muffest 2016 disana hadir 5 orang perwakilan yang turut menjelaskan beberapa koleksi yang juga di ikut sertakan pada acara Indonesian Weekend di Potters Field, London , UK, 28-29 Mei 2016.

Tema yang diusung pada Fashion Show “Hijab for the world” dengan 32 outfit DAUKY fashion hijab limited collection & Scraf dari Elzatta hijab., 15 koleksi Muslim Party dari Aira festive.

Koleksi yang tampil saat pagelaran busana banyak permainan bertumpuk Inner-outer dengan warna monotone yang diinspirasi dari London Street Fashion untuk koleksi  International DAUKY edisi terbatas.

Dengan industri fashion muslim saat ini, memudahkan untuk muslimah sekarang  mencari pakaian dan hijab dengan beragam variasi warna dan model.

 

Iklan

Situ Gunung

Rencana Trip singkat ke Sukabumi sudah jauh-jauh hari dirancang, tapi memang sekarang ini kalau naik mobil/motor macetnya luar biasa dari Bogor. Saya akhirnya memesan Tiket Kereta Pangrango yang memang bisa dipesan online melalui aplikasi smart phone dengan diskon khusus 3000 setelah transaksi akhir. Jadi harga tiket ekonomi yang harganya  duapuluh lima ribu rupiah jika PP hanya Rp. 47.000,-.
Pemandangan di sepanjang rel yang baru ini menyuguhkan hamparan sawah dan ladang hijau. Arus sungai yang amat deras juga menemani perjalanan yang memakan waktu dua jam ini, agak ga nyaman (kurang dingin ac-nya) maklum ambil kelas ekonomi namun sudah dilengkapi dengan charger disetiap bangku.Menuju tempat wisata ini bisa ditempuh dengan kereta pangrango dari stasiun paledang, bogor.Jika ingin trip singkat bisa dengan 5 jam di sukabumi, yaitu berangkat pagi 07.52 dan ikut kembali pulang dengan kereta sore 16.20.Untuk harga tiket ada dua macam yaitu ekonomi (Rp. 25.000) dan eksekutif (Rp. 60.000).

Membeli Suasana..

IMG_20160219_205248

Pertama mampir ke kedai ini, penampilan vintage dengan motif bunga dan hiasan (pajangan) yang instagramable buat customer muda berdatangan meskipun dengan menu yang STD saja (mirip2 dengan tempat lain)

 

IMG_20160219_205419

Menjual suasana yang nyaman, tenang serta banyak spot untuk selfi atau narsis di berbagai spot jadi  konsep banyak tempat, terutama jika pasarnya anak-anak yang hobi nongkrong.

IMG_20160219_194923

 

Menu Paket Hemat yang biasanya banyak diincar adalah Paket Ayam Bakar+ Nasi+ Es Teh/ Soda senilai 30-35-an bisa sekalian numpang wifi ples selfie bisa jadi pasar sendiri.

Nah..berhubung waktu itu sedang perlu tempat untuk meeting sekaligus koneksi, jadilah mampir juga kesini..

IMG-20160219-WA0014

IMG-20151008-WA0026

“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.” – Ibn Battuta

Martapura, salah satu kota yang sempat dikunjungi saat sedang bertugas, menempuh waktu 15 menit dari kota banjarbaru.

Salah satu hal yang menyenangkan saat bepergian ketempat baru seperti menjelajah buku, banyak cerita dan makna baru yang terkadang tak sengaja dijumpai.

Makanan Lokal disini kebanyakan berbahan dasar ikan, jadi tak heran kalau di kota ini jadi makan ikan sepuasnya dalam bentuk sayur ikan, lontong orari dengan lauk ikan aruan (ikan gabus) dll.

Salah satu yang agak unik ada cemilan dijual di Pasar Tradisional yaitu jengkol rebus yang disediakan juga saus dengan harga yang sangat murah.Banyak juga berjajar kue klepon yang sudah di jual bersama box atau pisang keju.

Bagi penggemar cendera mata ada banyak batu warna-warni dengan harga terjangkau mulai dari 5000-ratusan ribu.

 

 

 

Masjid 1000 pintu

IMG_20150816_164047
Gambar Stasiun Tanggerang.
Penasaran pada masjid tua yang pernah ada di televisi sebagai background azan konon berada di Tanggerang. Berjalan-jalan menggunakan Commuterline dari Depok, transit di Duri lalu naik kereta lagi sampai stasiun Tanggerang dan lanjut menggunakan Angkot 07 dari Pasar Lama.
IMG_20150816_145005
Masjid ini  berdiri di atas tanah seluas 1 hektar  ini didirikan sekitar tahun 1978.  Pendirinya adalah seorang warga keturunan Arab yang warga sekitar menyebutnya dengan sebutan  Al-Faqir.
Al Faqir ini adalah salah satu santri dari Syekh Hami Abas Rawa Bokor yang memulai pembangunan masjid itu dengan membuat Majelis Ta’lim terlebih dahulu di daerah tersebut. Warga sekitar pun untuk menghormatinya lantas memberikannya gelar Mahdi Hasan Al-Qudratillah Al Muqoddam.
Sejujurnya kalau kondisinya ruangannya agak horor karena gelap, bahkan ada salah satu pintu yang ga berani di masukin karena didalamnya bahkan ga bisa lihat tangan sendiri , ada tasbih raksasa plus makam.
IMG_20150816_141448
Gambar salah satu sisi masjid.
IMG_20150816_142919

Lumia dari #WeSpeakCode Microsoft

We Speak Code

Sudah lama ga update …he he he cuma  cuma mau cerita beberapa waktu lalu mendapatkan Lumia 535 pada acara #WeSpeakCode di Microsoft. Alhamdulilah banget, setelah beberapa kali mengalami kehilangan…iya lagi ga aman gitu, hp, dompet dan uang hilang saat diperjalanan. Balik lagi ke Hand phone ini , pengalaman baru untuk jenis OS nya jadi ga sabar ingin oprek aplikasi-aplikasi yang ada didalamnya.

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat "Perjuangan Mewujudkan Pendidikan Gratis"

A post shared by Tri Mustika Dewi. W (@tikapinkhana) on

Buku ini tebalnya 236 halaman, karya Ira D. Aini. Buku ini banyak bercerita tentang Sekolah Rakyat yang berada di Bogor. Buku ini banyak bercerita bagaimana masih banyak yang putus sekolah hanya karena kekurangan biaya, buta aksara masih banyak mulai  dari usia 7 bahkan pada usia 18th, yang akhirnya membuat beberapa orang tergerak mendirikan sekolah rakyat.

Menurut data di buku ini untuk Bogor ada 18 TKBM , TKBM At-Tin,  lalu ada juga TKBM Amerta , TKBM Amanah Batasa dll.

Saya juga pernah mampir ke salah satu sekolah yang ada disana yaitu  TKBM At-Tin yang berada di Ciawi-Bogor setahun yang lalu. Waktu itu datang ke At-Tin bersama team Moz5 memberi perawatan gratis dan untuk ruang kelas masih dalam tahap membangun 1 ruang kelas lagi yang juga sekaligus difungsikan untuk mushala.